Sabtu, 26 Desember 2020

 

Ayahku Pahlawanku



Hampir setiap orang selalu mengagumi sosok Ibu, namun berbeda denganku selain aku mengagumi seorang ibu aku pun sangat mengagumi seorang ayah. Bagiku ayah adalah seorang pria idaman. Ayah ku sangat bertangun jawab atas amanah yang diembannya. Ayahku bernama Basuni, ayahku lahir di manggam 4 Juli tahun 1964, dan sekarang ayahku berumur 52 tahun. Dan dia berkata “umur ayah sekarang sudah menginjak setengah abad”. ubannya nyaris menutupi seluruh kepalanya, ayahku mempunyai panggilan Pak hitam katanya panggilan itu dijuluki karena warna kulit ayahku hitam padahal aslinya warnanya sawo matang, tapi itu hanya julukan untuk keluarga sekitar rumahku saja. Ayahku anak ke-7 dari 15 saudara. Ayahku mempunyai ibu yang bernama Mas Maulia dan ayahnya yang bernama Daeng Sanusi yang mana bekerja sebagai polisi dan ibunya sebagai ibu rumah tangga, dan beliau tinggal di mempawah di desa antibar.

Ayah adalah sosok yang sangat penting dalam kehidupan, ceritanya setiap hari memberikan penghidupan yang baik untuk keluarga dan tentu saja kita rasakan sendiri banyak manfaatnya. pada kesempatan kali ini aku menulis beberapa kutipan di blog tentang ayahku. Ayah yang terbaik dan yang sangat berjasa di kehidupanku. Cinta ayah laksana air yang mengalir tanpa henti dan tidak kering didera musim, inilah salah satu hal yang sudah dibalas oleh seorang anak meskipun ia berusaha membalas kasih sayang seorang ayah tetap saja DIa tidak bisa membalas sebanding dengan apa yang telah diberikan seorang ayah padanya. Oleh karena itu tugas kita seorang anak adalah senantiasa selalu berusaha dan berdoa minimal ketika kita tidak bisa memberikan hal yang terbaik untuk seorang ayah maka jangan membebani ayah dengan beban yang terlampau berat dan membuat mereka stres terutama di hari tuanya nanti. Banyak hal yang sudah diberikan oleh seorang ayah pada anaknya mulai dari inspirasi mengenai apa yang harus dilakukan ataupun hal yang lainnya, menjadi pemandangan yang begitu umum tidak jarang seorang anak tumbuh dengan meniru apa yang ayah mereka lakukan karena, ayah adalah panutan yang pertama mereka lihat. Memang terkadang sosok ayah terlihat cuek dan kurang bisa berkomunikasi layaknya seorang ibu masalah bahasa memang menjadi salah satu kendala namun satu kata-kata bijak tentang ayah ini membuktikan bahwa didalam hati seorang ayah ia menyimpan cinta yang sangat begitu besar untuk anaknya apalagi anaknya itu seorang wanita, seorang ayah memiliki cara tersendiri bagaimana ia bisa mencintai anaknya, cinta yang diberikan oleh seorang ayah memang berbeda dengan cinta dari seorang ibu, hanya saja cinta ayah mampu menguatkan kamu dimanapun kamu berada. Seorang ayah seringkali memberikan nasihat bagi anaknya. 

Betapa hebat nasihat seorang ayah terlihat begitu penting bagi kehidupan seorang anak nasihat ayah juga merupakan contoh dari bentuk kepedulian pada anaknya yang tidak bisa ia tahan-tahan dan seorang ayah ini adalah seorang ayah yang tentu  memiliki hati yang lembut dan bisa merasa sedih, namun demi anaknya ia rela menahan kesedihan dan memberikannya beberapa alasan kenapa ia harus berusaha kuat, tegar dan tetap membuat anak-anaknya merasa tenang dan gembira. Dan ayah ini juga adalah sosok seorang pemberi perlindungan bagi seorang anak. Ayah adalah sosok pelindung utama di dalam keluarga dia tidak segan berkorban demi anak-anaknya hanya karena untuk anaknya selalu senantiasa baik dan selamat bahkan ketika ia harus terluka pun ia rela melakukannya. Ini adalah salah satu pengorbanan terbesar dari seorang ayah yang membuat kita harus senantiasa menghormati dan menghargai nya. Seorang ayah ini juga mempunyai keunikan yaitu dia sering memendam perasaan contohnya cinta seorang ayah memang berbeda dengan seorang ibu, ayah akan senantiasa berubah, berusaha memendam perasaannya karena ia tidak ingin terlihat pamrih pada anaknya, berbeda dengan gengsi ya teman-teman. Terlebih ia juga memang tidak pandai untuk menunjukkannya pengorbanan seorang ayah ini tujuannya hanya untuk keluarga dan anak-anaknya. 

Aku sangat tertarik dengan ayahku karena dia adalah sosok pria yang bagiku sangat tangguh bekerja keras dan dia adalah sosok pria yang pertama kali aku cintai yang bisa disebut first love, dan ayah aku ini tidak pernah sekalipun menyakiti hati anak-anaknya.

Semasa kecilnya ayahku selalu membantu ibunya untuk mengurus adik adiknya yang masih kecil dan dulunya juga ayahku sering membantu ibunya untuk mengangkut air sungai dan kayu bakar untuk dibawa kerumah yang difungsikan untuk mereka mandi dan masak. Ayahku mulai masuk ke jenjang sekolah yaitu dari sekolah dasar (SD). Saat SD, beliau pergi ke sekolah dengan berjalan kaki menempuh jarak 5 km. Meskipun jauh, beliau tetap menjalaninya dengan suka hati bersama dengan adik dan kakaknya.

Kemudian sekolah menengah pertama (SMP) saat SMP beliau bersekolah di SMPN N2 Mempawah timur dan jaraknya pun tidak terlalu jauh dari rumah nenekku dia juga sekolah perginya dengan adik dan kakaknya. lalu setelah ayahku lulus sekolah menengah pertama ayahku melanjutkan pendidikannya dengan sekolah SPG yaitu sekolah pendidikan guru yang sekarang sudah berubah dan disebut sebagi disebut IKIP.

Dan setelah ayahku lulus S1 ayahku mulai bekerja di mandor sebagai guru SD dan setelah lama ia bekerja dia menemui seorang wanita yang berasal dari anjungan desa ngara, wanita itu adalah ibu ku yang bernama Diana. Ayah ku sempat melanjutkan kuliahnya di Universitas Terbuka dan wisuda di Jakarta. Dan setelah ayah dan ibu ku mendapatkan anak pertama, mereka pindah ke desa ibu ku, dan setelah mendapat kan kakak ku, mereka pindah lagi ke Mempawah dan pada saat di Mempawah lahir lah aku. Dan ayah ku sekarang menjabat sebagai kepala sekolah di Mempawah tepatnya di desa parit Banjar. Ayah ku adalah seorang kepala sekolah yang sangat bertanggung jawab yang selalu ada di saat teman-temannya membutuhkan nya, tak hanya teman-teman nya ayah ku juga sangat baik dengan keluarga-keluarganya. Hingga ayahku ini banyak di kenali banyak orang. Ayah ku adalah sosok laki-laki yang pekerja keras, yang sangat teliti akan hal-hal yang di kerjakan ya. Ayah ku adalah orang yang paling sibuk menurut ku, karna kadang seharian beliau tidak ada dirumah, tapi dengan begitu bukan berarti ayah ku tidak bertanggung jawab atas keluarganya dirumah, ayah ku sangat-sangat bertanggung jawab atas keluarganya dirumah, ayah ku selalu memenuhi kebutuhan istri dan anaknya dirumah.

Ayah ku sangat marah jika anaknya lalai dalam urusan agama, ayah ku juga tak suka anaknya bermalas-malasan apalagi boros. Ayah ku ini adalah seorang ayah yang super-super hemat, barang apapun yang dilihatnya masih bagus walaupun sudah rusak, pasti dia berusaha dulu memperbaiki barang tersebut, dan dia berkata barang yang masih bagus jika masih bisa di perbaiki di pakai dulu. Bagiku ayahku pahlawanku aku sangat mengenal ayahku meski aku melihatnya dari jauh aku sangat mengenalnya, ayahku yang memiliki postur badan yang tidak terlalu gemuk dan tidak terlalu tinggi dan ayahku jika di luar dia memakai kopiah dan terkadang ia juga memakai kacamata, warna kulitnya seperti buah sawo matang. Itulah sosok seoran laki-laki yang membuatku merasa jatuh cinta dengannya. 

Seorang ayah senantiasa mengetahui dimana ia berdiri dimana ia mengetahui bahwa perannya adalah sebagai kepala keluarga. Tanggung jawab seorang ayah kepada pihak keluarga yang ia sangat cintai selain itu apa yang ayah kita lakukan sering tidak terbaca sebagai bentuk perhatian darinya larangan yang ia lakukan tidak dilandasi dengan kebencian justru ia melarang karena memiliki opsi yang lebih baik untuk dipilih ayah adalah kepala keluarga yang harus dihormati dan disayangi hormati dan sayangi lah beliau sepanjang hayatnya. Peran yang besar diemban oleh seorang ayah dalam keluarga oleh karena itu sebagai anak kita wajib untuk menghormati nya selagi mampu satu kata bijak tentang ayah ini mengingatkan kita penting menaruh sikap hormat pada seorang ayah seorang ayah yang selalu kita cintai sepanjang hayatnya. 

Kamis, 19 November 2020

Observasi dan analisis Bahasa

 

1. Lokasi Gambar: Jl. Raden Sujarwo

Waktu Pengambilan Gambar: Rabu, 18 November 2020

Analisis: Editing, Wedding, Costplay, Gallery, Brush, Art, Printing.

Berdasarkan PUEBI penulisan tersebut kurang tepat, sebaiknya penulisan menggunkana Bahasa Indonesia yakni Mengedit, Pernikahan, Cosplay, Galeri, Sikat, Seni, Pencetakan. Jika ingin menggunakan bahasa Asing, sebaiknya tulisan dimiringkan. Menjadi Wedding, Costplay, Gallery, Brush, Art, Printing.


2. Lokasi Gambar: Jl. Daeng Manambon

Waktu Pengambilan Gambar: Rabu, 18 November 2020

Analisis: Type, Booking

Berdasarkan PUEBI penulisan tersebut kurang tepat, sebaiknya penulisan menggunkana Bahasa Indonesia yakni Tipe dan Pemesanan. Jika ingin menggunakan bahasa Asing, sebaiknya tulisan dimiringkan. Menjadi Type dan Booking.


3. Lokasi Gambar: Jl. Bawal

Waktu Pengambilan Gambar: Rabu, 18 November 2020

Analisis: Accsesoris, Shop

Berdasarkan PUEBI penulisan tersebut kurang tepat, sebaiknya penulisan menggunkana Bahasa Indonesia yakni Aksesoris, Toko. Jika ingin menggunakan bahasa Asing, sebaiknya tulisan dimiringkan. Menjadi Accsesoris, Shop.

4. Lokasi Gambar: Jl. Raya Melati

Waktu Pengambilan Gambar: Rabu, 18 November 2020

Analisis: Accsesoris, Spare Part, Service.

Berdasarkan PUEBI penulisan tersebut kurang tepat, sebaiknya penulisan menggunkana Bahasa Indonesia yakni Aksesoris, Onderdil, Layanan. Jika ingin menggunakan bahasa Asing, sebaiknya tulisan dimiringkan. Menjadi Accsesoris, Spare Part, Service.


5. Lokasi Gambar: Jl. Raden Sujarwo

Waktu Pengambilan Gambar: Rabu, 18 November 2020

Analisis: All

Berdasarkan PUEBI penulisan tersebut kurang tepat, sebaiknya penulisan menggunkana Bahasa Indonesia yakni Semua. Jika ingin menggunakan bahasa Asing, sebaiknya tulisan dimiringkan. Menjadi All.



Senin, 02 November 2020

100 kosa kata bahasa Ibu

Kosakata Bahasa Melayu Desa Antibar, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

1.

1.       Aku = Saya

2.       Kau = Kamu

3.       Teman = Kawan

4.       Kotor = Kumal

5.       Kolong = Sorok-sorok

6.       Lipstik = Gincu

7.       Bedak = Pupor

8.       Ubi rambat = Ubi jalar

9.       Sumur = Kolam

10.   Bambu = Buloh

11.   Peniti = semat

12.   Saku = Kocek

13.   Pembatas = Sekat

14.   Serokan = sekop

15.   Got = Paret

16.   Jidat = kening

17.   Suami  = laki

18.   Istri = Bini

19.   Kakek = Datok

20.   Banjir = Pasang

21.   Kenalpot = Senapot

22.   Ribut = Rioh

23.   Getah = Karet

24.   Palu = Tukol

25.   Guling = Panggah

26.   Sendok = Suduk

27.   Piring = Pinggan

28.   Gayung = Centong

29.   Standar = Tunjang

30.   Pohon = Pokok

31.   Balkon = Atap

32.   Genteng = Seng

33.   Mistar = Penggares

34.   Cermin = Kace

35.   Telanan = Sengkalan

36.   Tuli = Pekak

37.   Tidak tau = Entah

38.   Harum = Wangi

39.   Kakuk = Keruk

40.   Makan = Majoh

41.   Minum = Minom

42.   Ganteng = Lawar

43.   Nikah = Kawen

44.   Bengong = Melamun

45.   Tersungkur = Tesunyuk

46.   Rajin = Rajen

47.   Sotoy = Sok tau

48.   Pusing = Pening

49.   Apa = Ngape

50.   Jelek = Burok

51.   Keseleo = Tejelepok

52.   Bagaimana = Cemane

53.   Tertawa = Ketawa

54.   Tahun = Taon

55.   Pacaran = Becinte

56.   Habis = Abes

57.   Cara = Care

58.   Cuma = Ganal

59.   Sedikit = Secuil

60.   Enak = Nyaman

61.   Siapa = Siape

62.   Anak- anak = Budak-budak

63.   Disana = Kesana

64.   Marah = Beleter

65.   Tebak = Nebak

66.   Berapa = Berape

67.   Meledek = Ngolok

68.   Bermain = Menggile

69.   Permen = Bombon

70.   Suka = Suke

71.   Banyak = Belonggok

72.   Terlihat = Tepandang

73.   Kejedot = Terantok

74.   Tidur = Tidok

75.   Bohong = Bual

76.   Gelas = Cawan

77.   Bisa = Bise

78.   Tidur = Tidok

79.   Lari = Bekejar

80.   Tersandung = Tepangkak

81.   Baik = Baek

82.   Berjalan = Bejalan

83.   Melahirkan = Beranak

84.   Hamil = Bunting

85.   Menangis = Nanges

86.   Main-main = Ngade-ngade

87.   Siapa = siape

88.   Berapa = Berape

89.   Pulang = Balek

90.   Snack = Ciki-ciki

91.   Bodoh = Bebal

92.   Selesai = lekak

93.   Sibuk = Sebok

94.   Hidup = Idop

95.   Penuh = Penoh

96.   Tanda = Tende

97.   Jembatan = Gretak

98.   Untuk = Untok

99.   Manggil = Manggel 

100.  Lagi = Agik

 

100 kosakata di atas adalah kata-kata yang sering saya gunakan di setiap harinya, bahasa ini sudah saya gunakan sejak kecil, bisa di bilang sudah mendarah daging, cara mendapatkan kosakata ini sangat mudah karna kata-kata ini hampir setiap hari saya sebut dan saya gunakan.

Minggu, 01 November 2020

Aku dan Desaku.

Tidak terasa sudah lama sekali aku menetap di satu desa yang tentram ini, tidak terasa aku sudah beranjak dewasa, dan tidak terasa kedua orang tua ku sudah mulai menua, dan tidak terasa penduduk di desa ku ini mulai ramai, yang dulunya desa ini adalah hutan yang tak ada satu rumah pun yang di bangun, menceritakan tentang desa, aku jadi ingat cerita tentang awal rumah ku berdiri, dulu awal sekali ibu dan ayah ku pindah di desa ini, desa ini adalah hutan, dan dulu kakek ku sengaja membelikan dan membagikan tanah nya kepada anak-anaknya agar nanti jika sudah sama-sama berkeluarga masih bisa tetap saling hidup berdekatan, karna kakek dan nenek ku mempunyai anak yang cukup banyak, yaitu 15 anak. Kekek dan nenek ku tidak mau anaknya tinggal berpencar-pencaran kecuali memang sudah tidak bisa di karnakan alasannya mengikuti suami, dan tanah itu sudah berisi perjanjian, bahwa tanah yang sudah di bagikan kepada masing-masing anaknya ini tidak di perbolehkan untuk di jual kepada orang luar, atau kepada orang yang bukan termasuk dari anggota keluarga kami, yang hanya boleh membelinya hanya sesama saudara. Dan itulah awal mula mengapa aku bisa tinggal di desa ini, di satu desa yang isinya saudara dari bapak ku. Aku senang bisa tinggal di desa ini, walaupun sepi dan masih banyak hutan di sekitarnya, tapi menurutku desa ini tentram dan damai, apalagi tinggal di sekelilingan keluarga. Dan rumah nenek ku juga tidak terlalu jauh dari rumah ku, dengan jalan kaki saja aku sudah bisa menjenguk nenek ku, desa ini adalah desa yang sangat istimewa di hidupku, desa yang selalu aku rindukan ketika aku pergi meninggalkannya, dan desa ini adalah saksi nyata untuk diriku, desa inilah yang tak pernah lelah melihatku untuk terus tumbuh dewasa, dan tak terasa sekarang aku sudah berusia 18 tahun, dan artinya sudah 18 tahun juga aku tinggal di desa ini. Ohh iya  aku lupa memberi tau kalian tentang nama desa ku dan alamat tempat tinggal ku, nama desa ku yaitu desa Antibar, yang beralamat di Jl. Gusti Haidir Rt.03 Rw.01, dan kebetulan ayah ku seorang Rt di desa ini. Mungkin hanya ini yang dapat aku ceritakan kepada kalian tentang desa ku, ku harap jika ada kesempatan nanti aku bisa membawa kalian untuk berkunjung di desa ku yang tentram dan damai ini. Dan yang menarik dari tempat tinggal ku ini adalah dekat dengan kampus BP2TD, itulah yang membuat desa ku ini tampak semakin ramai.



Di atas adalah penampakan dari kampus BP2TD yang ada di dekat rumah ku


kapan-kapan kalian datang ya di desa ku, akan aku tunggu kedatangan kalian :)



Senin, 26 Oktober 2020

Blog baru, kehidupan baru

My First Post On The Blog! Perkenalan Diri

Senin, 26 Oktober 2020

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Hallo Sahabat Blogger!!

Bagaimana kabar kalian hari ini? saya harap kalian semua sehat dan baik-baik saja. Dan semoga selalu berada dalam lindungan Allah SWT. Aamiin.

Jadi ini adalah tulisan dan post-an pertama ku di akun Blog ini. Dan pada tulisan pertama ini aku ingin memperkenalkan diri.

Perkenalkan namaku Tri rahmah Septia, sapa saja aku dengan nama panggilan ku Tri, aku berasal dari kota Mempawah, aku berusia 18 tahun, aku adalah anak ke tiga dari tiga bersaudara, aku lahir pada tanggal 11 September 2002 di Mempawah.
Dan sekarang aku berkuliah di IAIN Pontianak, fakultas FTIK, prodi PAI.
Ayoo kenali aku lebih dekat dengan melihat foto ku...




Mungkin hanya ini saja dulu perkenalan nya, semoga kita semua bisa cepat bertemu ya, jangan lupa jaga kesehatan ya teman-teman :)

Wasallammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.



  Ayahku Pahlawanku Hampir setiap orang selalu mengagumi sosok Ibu, namun berbeda denganku selain aku mengagumi seorang ibu aku pun sangat...